Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Pangkalpinang Gelar Evaluasi Pengawasan Tahun 2026, Perkuat Persiapan Pengawasan Pemilu 2029

foto

Foto bersama kegiatan rapat evaluasi pengawasan tahun 2026 Kamis, (5/11/2026).

Pangkalpinang, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu Kota Pangkalpinang menggelar Rapat Evaluasi Pengawasan Tahun 2026 di Ruang Rapat Bawaslu Kota Pangkalpinang, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi pelaksanaan pengawasan sekaligus penguatan koordinasi antarlembaga dalam menghadapi persiapan Pemilu 2029.

Kegiatan dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sahirin, Anggota KPU Kota Pangkalpinang Margaretha, perwakilan Kesbangpol Kota Pangkalpinang, staf KPU Kota Pangkalpinang, serta jajaran staf Bawaslu Kota Pangkalpinang.

Rapat dibuka oleh Anggota Bawaslu Kota Pangkalpinang, Wahyu Saputra. Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan bahwa evaluasi pengawasan berfokus pada dua hal yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2026, yaitu Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan pemutakhiran data partai politik.
"Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana pelaksanaan pengawasan PDPB dan pemutakhiran data partai politik telah berjalan. Bawaslu Kota Pangkalpinang juga telah melakukan koordinasi dengan Kesbangpol serta menyampaikan imbauan kepada KPU terkait pengawasan data partai politik. Kami berharap KPU dapat menindaklanjuti ketidaksesuaian data SIPOL pada tujuh partai politik," ujar Wahyu.

Sementara itu, Anggota KPU Kota Pangkalpinang, Margaretha, menyampaikan evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2026, khususnya terkait PDPB dan pemutakhiran data partai politik. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan koordinasi dan kualitas pelaksanaan tugas masing-masing lembaga.

Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahirin, menegaskan bahwa evaluasi merupakan kewajiban setiap penyelenggara sebagai bagian dari upaya memperbaiki pelaksanaan tugas ke depan.
"Sebagai penyelenggara, kita wajib melakukan evaluasi. Persiapan menuju Pemilu 2029 harus dimulai sejak sekarang, termasuk memperkuat pendidikan politik masyarakat agar kesadaran terhadap kedaulatan rakyat semakin meningkat," ungkap Sahirin.

Ia juga menekankan pentingnya mempersiapkan strategi pengawasan partisipatif melalui forum warga, Pojok Pengawasan, dan program Bawaslu Membelajarkan. Selain itu, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), potensi serangan siber, dan penggunaan media sosial perlu diantisipasi sebagai tantangan pengawasan ke depan.

foto

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kesbangpol Kota Pangkalpinang, Joniansyah, menyampaikan sejumlah kegiatan terkait pemutakhiran informasi partai politik, termasuk kunjungan kepada partai politik di wilayah Pangkalpinang. Ia juga menyampaikan adanya partai politik baru serta pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih pemula di sekolah swasta.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Wahyu Saputra mengenai evaluasi pengawasan PDPB Triwulan I sampai dengan Triwulan III serta pengawasan pemutakhiran data partai politik Semester I Tahun 2026 di Bawaslu Kota Pangkalpinang.

Melalui rapat evaluasi ini, Bawaslu Kota Pangkalpinang diharapkan dapat menguatkan koordinasi lintas sektor dan persiapan sejak dini menjadi bagian penting untuk menghadapi tantangan pengawasan serta mewujudkan Pemilu 2029 yang berintegritas dan berkeadilan.

foto

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Pangkalpinang

Editor: Humas Bawaslu Kota Pangkalpinang