Lompat ke isi utama

Berita

Empat PPPK Bawaslu Kota Pangkalpinang Ikuti Orientasi Gelombang I, Perkuat Integritas dan Profesionalisme ASN

foto

Tangkapan layar pembukaan orientasi PPPK Bawaslu gelombang I kamis, 02/07/2026.

Pangkalpinang, Badan Pengawas Pemilu – Sebanyak empat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kota Pangkalpinang mengikuti Orientasi PPPK Gelombang I di lingkungan Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (2/7/2026).

 

Orientasi ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam membekali aparatur sipil negara yang baru diangkat agar memahami nilai-nilai dasar ASN, budaya kerja, serta tugas dan fungsi kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang profesional dan berintegritas.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, EM Osykar. Dalam sambutannya, Osykar menegaskan bahwa setiap ASN di lingkungan Bawaslu harus menjadi abdi negara yang berakhlak, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas secara profesional.

 

"Saya berharap setelah mengikuti orientasi ini, peserta memiliki perubahan dalam kedisiplinan, tanggung jawab, serta pola kerja yang lebih profesional dan memberikan manfaat bagi lembaga dan masyarakat. Nilai dasar ASN BerAKHLAK harus menjadi fondasi dalam melaksanakan tugas sebagai PPPK. Mengingat tahapan pemilu akan kembali dimulai pada pertengahan tahun 2027, seluruh jajaran harus siap mendukung pelaksanaan pengawasan secara bersama-sama," ujar Osykar.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu RI, M. Roy Siagian, turut memberikan arahan kepada seluruh peserta orientasi. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik serta menjunjung tinggi prinsip netralitas sebagai aparatur penyelenggara pemilu.

 

Menurut Roy, ASN Bawaslu bukan sekadar pegawai, melainkan bagian dari sistem pengawasan yang memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

 

"Teman-teman sekalian bukan hanya menjadi pegawai, tetapi bagian dari sistem pengawasan yang menjaga kualitas demokrasi, integritas lembaga sekaligus integritas pribadi. Berbagai nilai yang menjadi pedoman di lingkungan Bawaslu akan dipelajari selama orientasi sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pada akhirnya memperkuat kepercayaan publik terhadap Bawaslu," jelasnya.

 

Melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan seluruh PPPK Bawaslu, termasuk empat peserta dari Bawaslu Kota Pangkalpinang, memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai nilai-nilai ASN BerAKHLAK, budaya kerja Bawaslu, serta mampu mengimplementasikan prinsip profesionalisme, integritas, dan pelayanan publik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Bekal tersebut menjadi modal penting dalam menyongsong tahapan Pemilu dan Pemilihan yang akan kembali berlangsung pada tahun 2027.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kota Pangkalpinang

Editor: Bhakti Satrio Humas Bawaslu Kota Pangkalpinang